>

Rabu, 11 Februari 2015

upaya pemerintah dalam penanganan sampah di kota Ambon

Pemkot Ambon Pikirkan Metode Pengelolaan Sampah


Image result for UPAYA PEMERINTAH KOTA AMBON DALAM PENGELOLAAN SAMPAH[AMBON] Persolan sampah yang semakin pelik di kota Ambon merupakan dampak dari dinamika perkembangan kota yang harus di kelola secara baik. Hal ini membutuhkan kesadaran dari masyarakat untuk ikut memikirkan bagaimana metode pengelolaan sampah yang tepat sehingga bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi perekonomian keluarga.



BACA SELENGKAPNYA...


Hal ini dikatakan Wali Kota Ambon Jopie Papilaja ketika dihubungi SP Rabu (29/9). Dia menjelaskan, dinamika kota yang semakin berkembang saat ini ikut mendorong bertambahnya pemukiman manusia serta meningginya tingkat kesejahteraan. Akibatnya, sampah yang dihasilkan dalam rumah tanggapun semakin banyak.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon sejak beberapa tahun lalu telah membalik konsep penanganan sampah menjadi pengelolaan sampah. Instalasi Pengolahan Sampah Terpadu (IPST) di Desa Toisapu Kecamatan Leitimur Selatan (Letisel) yang dibangun atas kerjasama Pemkot dengan United Nation Development Programme (UNDP) kini telah menjadi salah satu unit produksi yang menghasilkan kompos dan sejumlah hasil pertanian dari proyek perkebunan percontohan di daerah tersebut.

Ambon sendiri lanjutnya, terdapat beberapa kawasan yang memiliki kendala sendiri dalam mengelola sampah, karena truk sampah tidak menjangkau daerah-daerah tertentu di kota Ambon. Karena penataan perumahan penduduk yang berada pada daerah-daerah perbukitan. “Seperti di kawasan Batu Gajah Kecamatan Sirimau kota Ambon, bagaimanapun pengelolaan sampah harus tetap diprioritaskan mengingat Kelurahan Batu Gajah merupakan salah satu dari sekian banyak kelurahan di kota Ambon yang berdiri diatas Daerah aliran sungai (DAS) dan diapit perbukitan, sehingga menjadikannya sebagai daerah konservasi,” kata Jopie.

Kondisi ini bukan berarti tidak boleh ada pemukiman di daerah tersebut, namun tetap harus mengedapankan terjaganya kontur lahan perbukitan dan DAS untuk menghindari bahaya banjir dan l tanah longsor. Ini penting, demi menjaga keselamatan warga yang tinggal di daerah tersebut. Untuk itu walikota berharap agar perangkat keluarahan Batu Gajah dapat ikut memikirkan bentuk pengelolaan sampah yang tepat, sehingga sampah tidak lagi dibuang di sungai yang dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran dilaut dan ancaman bahaya penyakit. [156]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar